Feasibility Analysis #CREATIVEPRENEURSHIP
Feasibility Analysis
#CREATIVEPRENEURSHIP
Analisis kelayakan adalah proses menentukan apakah suatu ide bisnis layak. Jika ide bisnis gagal pada satu atau lebih dari empat komponen analisis kelayakan, itu harus dibuang atau dipikirkan kembali. Kelayakan analisis dibagi menjadi 4 bentuk yaitu kelayakan produk / layanan, kelayakan pasar industri / target, kelayakan organisasi, dan kelayakan finansial. Analisis kelayakan produk / layanan adalah penilaian terhadap keseluruhan daya tarik produk atau layanan yang diusulkan. Meskipun ada banyak hal penting yang perlu dipertimbangkan ketika meluncurkan usaha baru, tidak ada yang penting jika produk atau layanan itu sendiri tidak laku. Ada dua komponen untuk analisis kelayakan produk / layanan: keinginan produk / layanan dan permintaan produk / layanan. Komponen pertama kelayakan produk / layanan adalah untuk menegaskan bahwa produk atau layanan yang diusulkan diinginkan dan melayani kebutuhan di pasar. Salah satu teknik yang paling efektif untuk membedakan kelayakan suatu produk atau ide layanan adalah dengan keluar dan berbicara dengan calon pengguna. Analisis kelayakan produk / layanan adalah untuk menentukan apakah ada permintaan untuk produk atau layanan. Tiga metode yang umum digunakan yaitu pertama berbicara tatap muka dengan pelanggan potensial, kedua menggunakan alat online, seperti Google Adwords dan halaman arahan untuk menilai permintaan, dan yang ketiga perpustakaan, internet, dan sepatu karet penelitian. Analisis kelayakan pasar industri / target adalah penilaian terhadap keseluruhan daya tarik industri dan target pasar untuk produk atau layanan yang diusulkan.
Ada dua komponen untuk analisis kelayakan pasar industri / target yaitu daya tarik industri dan daya tarik pasar target. Target pasar adalah tempat di dalam segmen pasar yang lebih besar yang mewakili kelompok pelanggan yang lebih sempit dengan kebutuhan yang sama. Tantangan dalam mengidentifikasi target pasar yang menarik adalah menemukan pasar yang cukup besar untuk bisnis yang diusulkan. Analisis kelayakan organisasi dilakukan untuk menentukan apakah bisnis yang diusulkan memiliki keahlian manajemen, kompetensi organisasi, dan sumber daya yang cukup untuk diluncurkan. Ada dua masalah utama yang perlu dipertimbangkan dalam bidang ini yaitu kecakapan manajemen dan kecukupan sumber daya. Dalam kecakapan manajemen perusahaan harus secara jujur mengevaluasi kecakapan atau kemampuan, dari tim manajemennya untuk memuaskan dirinya sendiri bahwa manajemen memiliki hasrat dan keahlian yang diperlukan untuk mendirikan usaha. Dua faktor terpenting dalam bidang ini adalah yaitu gairah yang dimiliki seorang entrepreneur atau tim pendiri untuk ide bisnis.
Sejauh mana pengusaha tunggal atau tim pendiri memahami pasar di mana perusahaan akan berpartisipasi. Bidang kedua dari analisis kelayakan organisasi adalah untuk menentukan apakah usaha yang diusulkan memiliki atau mampu memperoleh sumber daya yang cukup untuk bergerak maju. Fokus dalam analisis kelayakan organisasi adalah pada sumber daya nonfinancial. Tujuannya adalah untuk mengidentifikasi sumber daya nonfinansial yang paling penting dan menilai ketersediaannya. Contohnya adalah sebuah permulaan yang akan membutuhkan karyawan dengan keterampilan khusus. Jika sebuah perusahaan diluncurkan di sebuah komunitas yang tidak memiliki kumpulan tenaga kerja yang mencakup orang-orang dengan keahlian yang menentukan kebutuhan perusahaan, ada masalah kecukupan sumber daya yang serius. Analisis kelayakan finansial adalah komponen akhir dari analisis kelayakan komprehensif. Masalah yang paling penting untuk dipertimbangkan pada tahap ini adalah total uang tunai awal yang dibutuhkan, kinerja keuangan dari bisnis yang sama, dan keseluruhan daya tarik keuangan dari usaha yang diusulkan. Komponen kedua dari analisis kelayakan finansial adalah mengestimasi potensi kinerja keuangan yang akan dimulai dengan membandingkannya dengan bisnis serupa yang sudah mapan.
Comments
Post a Comment